Wisata Hutan Bambu Keputih Surabaya, Tiket Masuk Digratiskan

0
78

Surabaya menjadi kota metropolitan kedua setelah Jakarta. Kepadatan penduduk Surabaya pun cukup tinggi, dan karena terletak di pesisir, suhu kota terasa panas. Meski begitu, masih ada tempat sejuk, teduh, dan asri di tengah Kota Surabaya. Ialah Hutan Bambu Surabaya, tepatnya berada di Keputih.

Mendengar nama “Hutan Bambu”, mungkin yang terlintas adalah hutan di pedesaan. Tapi jangan salah, di tengah kota pun dapat terwujud tempat asri seperti ini. Suasananya yang asri membuat pengunjung berbondong-bondong datang ke lokasi ini. Dan sekarang, taman rekreasi ini tengah menjadi favorit pengunjung menghabiskan waktu luang.

Untuk menikmati objek wisata ini, pengunjung tidak membayar tiket masuk. Fasilitas yang ada di sini tersedia secara cuma-cuma. Pengunjung hanya dikenakan biaya untuk parkir sesuai dengan kendaran saja.

Objek wisata ini buka sepanjang hari dan setiap hari. Pengunjung dapat datang ke taman ini kapan pun. Namun umumnya, pengunjung datang dari pagi hingga sore hari.

Kebun Bambu Surabaya juga dikenal sebagai Kebun Bambu Keputih, karena lokasinya berada di Keputih. Kebun Bambu Keputih mengingatkan pada Sagano Bamboo Forest yang ada di Jepang. Berdiri di area 40 hektar, yang dibagi menjadi Hutan Bambu, Taman Harmoni, dan Taman Ruang Publik. Kebun Bambu Keputih menjadi pilihan tepat untuk menenangkan pikiran di tengah Kota Surabaya yang padat.

Bambu-bambu di Hutan Bambu Keputih ditanam rapi berjajar memanjang. Diantara rumpun bambu satu dengan yang lain, membentuk lorong untuk dilewati pengunjung. Dedaunan tampak lebat diantara batang bambu, hijau dan membuat suasana semakin asri. Daun-daun yang berguguran di bawah pun menambah keindahan dari tempat ini.

Ketika angin bertiup, dedaunan di pohon bambu seolah menari-nari hingga menimbulkan suara yang khas. Batang bambu pun ikut bergesekan dengan bunyi yang tak kalah menariknya. Berjalan menyusuri jalanan hutan kota dapat menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. Tak heran, pengunjung rela meluangkan waktu untuk sekedar berjalan di sini.

Sejak dibuka untuk umum, Hutan Bambu Keputih begitu menarik perhatian wisatawan. Sehingga, kini menjadi spot foto favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke sini. Daya tarik utama dari taman ini ini adalah pepohonan bambunya. Yang tumbuh rindang dan begitu mempesona.

Di setiap sudut terlihat pengunjung yang tengah asyik berfoto. Sendiri maupun bersama-sama dengan teman atau keluarga. Hijaunya pepohonan bambu menjadi latar belakang yang begitu menarik. Apalagi jika mengambil foto di tengah jalan, sehingga terlihat kanan kiri bambu yang tertata rapi.

Karena indahnya spot jejeran bambu ini, tidak hanya wisatawan saja yang berfoto. Tapi, pasangan yang akan menikah pun memilih tempat ini sebagai spot foto pre-wedding. Tentunya, hasil foto akan sangat menarik. Bahkan tak jarang, terlihat seperti sedang berada di Sagano Bamboo Forest Jepang.

Hutan Bambu Keputih tidak dibuat menjadi tempat wisata dengan sengaja. Bahkan sebelum menjadi objek wisata, tempat ini merupakan TPA (Tempat Pembuangan Akhir). TPA ini sudah ada sejak tahun 1970, kemudian pemerintah kota menutupnya sekitar tahun 2000. Sementara lokasi yang dulunya TPA Keputih dipindahkan ke daerah Benowo.

Supaya tidak terbengkalai, pemerintah kota sengaja menanam bibit bambu di area tersebut. Dan setelah belasan tahun, tempat tersebut tumbuh pepohonan bambu yang lebat. Dirapikan sehingga terlihat seperti sekarang ini. Hingga menjadi tempat wisata yang sangat menarik dikunjungi.

Untuk menjaga kelestarian area, Pemkot Surabaya membentuk satgas. Satgas ini bertugas mengamankan area taman supaya tetap lestari. Dimana telah ditetapkan 15 orang satgas untuk bertanggung jawab. Dan karena lestarinya, tak heran jika 800 pengunjung mendatangi objek wisata ini per minggunya.

Setelah puas menenangkan pikiran di taman penuh bambu, pengunjung dapat menuju ke Taman Harmoni. Letak Taman Harmoni tidak terlalu jauh dari Taman Bambu, sehingga dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Luas Taman Harmoni hanya sekitar 8,6 hektar saja. Sama seperti Hutan Bambu, dimana tempat ini tidak dikenakan tiket masuk.

Taman Harmoni sudah ada sejak tahun 2011, yang menjadi ruang lapang hijau untuk masyarakat. Di Taman Harmoni, banyak pepohonan yang tumbuh dengan suburnya, menjadi peneduh serta penyejuk suasana. Anak-anak hingga orang dewasa kerap kali menghabiskan waktu di taman ini. Dari pagi hingga sore seakan tak pernah sepi oleh pengunjung.

Di Taman Harmoni, terdapat arena bermain anak dengan permainan yang menyenangkan. Diantaranya jungkat-jungkit, perosotan, ayunan, hingga dome climber. Di area taman juga terdapat batu-batu kecil, dimana orang dewasa sering menggunakannya untuk refleksi. Suara tawa anak-anak menjadi musik yang meriah di taman yang asri ini.

Hutan Bambu Keputih berada di Jalan Raya Marina Asri, Keputih, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya. Berada di pusat kota taman rekreasi ini sangat mudah dijangkau. Baik menggunakan kendaraan umum maupun pribadi.

Sumber : travelspromo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here