YouTuber  Amuntai Tersesat di Gunung Pamaton, Begini Pengakuannya

0
7543

Banjar – Warga Sungai Malang Amuntai Kabupaten Hulu Sungai Utara bernama Kamaru Rahman tersesat di kawasan Gunung Pamaton Desa Kiram Kecamatan Karang Intan Banjar, Senin (14/2/2022) pagi kisaran pukul 08.00. Pria yang juga seorang YouTuber ini berhasil ditemukan relawan gabungan dan komunitas pecinta alam pada pukul 13.00 di atas Gunung Pamaton setelah melihat asap yang dinyalakan.

Kondisi pencarian saat itu sedang hujan deras melanda wilayah tersebut. Namun akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan keletihan dan langsung dibawa turun. Bajunya terlihat sobek di lengan kanan dan ada bekas goresan luka kena duri di kaki.

Pengakuan Kamaru saat ditemui jejakbanua.com, dirinya datang dari Amuntai menggunakan motor. “Mulai naik sekitar  sekitar pukul 11.00 pada hari Minggu (13/2/2022),” kata Kamaru yang juga seorang pendaki ini.

Ia sempat minta izin dengan juru kunci Gunung Pamaton yang bernama Kai Darmawan.

Kamaru sempat foto-foto dulu di bawah Gunung Pamaton. Kemudian sekitar pukul 14.00 ia mulai naik mendaki ke atas sendirian.

Setelah itu ia menginap di atas puncak karena memang niatnya ingin kemping di sana. Lengkap dengan peralatan naik gunung.

Mulai tongkat naik gunung, alat masak, jaket, baju bahkan parang juga ia bawa di dalam sebuah tas besar.

Setelah menginap di sana, pada pagi hari Senin (14/2/2022) ia akan turun ke bawah. 

Saat jalan pulang ia mengaku sempat bertemu dua orang sepasang suami istri di sebuah ladang. “Saya katakan kepada sepasang suami istri itu bahwa izin lewat, Setelah itu saya bingung cari jalan pulang,” katanya.

Ia juga sempat menerbangkan drone untuk tahu jalan arah pulang tapi semua hijau. “Saat pulang berapa kali terjatuh karena kiri kanan penglihatan saya ada jurang dan pohon besar,” katanya.

Padahal Kamaru mengaku sudah tiga kali mendaki Gunung Pamaton. “Sudah pernah tiga kali naik di Pamaton sebelumnya,” katanya.

Kamaru juga mengaku sudah sering mendaki di berbagai daerah Kalsel. “Sudah sering mendaki, pernah juga ke Gunung Halau Halau,” kata pria ini.

M Rasyad relawan dari Komwantara Kalsel sekaligus anggota komunitas pecinta alam mengingatkan perlunya pengetahuan akan keselamatan saat mendaki gunung. 

“Kamaru  ditemukan setelah  yang bersangkutan berhasil mengirim pesan di grup WhatsApp komunitas pendaki sehingga bisa diketahui bahwa ia tersesat,” kata Rasyad. 

Tersesatnya Kamaru membuat komunitas pecinta alam dan relawan berdatangan ke Gunung Pamaton. Bahkan nampak hadir Tim Dinas Damkar dan Pengelamatan Kabupaten Banjar yang dipimpin Gusti Yudhi serta Babinsa Desa Kiram. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here