Tanah Laut – Banjir kembali mendera berbagai wilayah Kalsel akibat curah hujan yang cukup tinggi intensitasnya dalam 3 hari terakhir. Data yang diterima sementara Banjir dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Tanah Laut dan Kota Banjarbaru, Senin (7/3) sejak siang kisaran pukul 10.00 Wita.

Kejadian banjir disertai dengan hujan tak henti sejak Senin (7/3) pagi.

Achmadi selaku Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam mengatakan saat ini tim Tagana sudah siap turun ke lapangan guna memantau lokasi banjir. “sekaligus pendataan guna memberikan bantuan tanggap darurat,” katanya saat dihubungi via ponsel.

Berdasarkan pantuan sementara di Kabupaten Tanah Laut wilayah yang mulai terendam banjir terjadi di Kecamatan Panyipatan, Kecamatan Takisung dan Kecamatan Pelaihari. Banjir parah diantaranya terjadi diantaranya Desa Kandangan Lama dan Ranggang, sejumlah rumah penduduk dan sekolah terendam banjir.

Selain itu kawasan Matah Kecamatan Pelaihari juga tergenang banjir. Jalan poros Pelaihari menuju Pantai Takisung sudah mulai tergenang air.

Sementara di Kota Banjarbaru, air merendam rumah dan jalan lingkungan di Kecamatan Cempaka serta kawasan Kemuning Banjarbaru Kota. 

“Jumlah rumah terendam masih dilakukan pendataan sampai saat ini,” kata Achmadi.

Ia mengimbau masyarakat untuk terus waspada akan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor hingga angin kencang, angin  puting beliung dan lainnya. “Seperti prakiraan BMKG waspada ancaman bencana Hidrometeorologi hingga Maret 2022,” kata Achmadi.

Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Achmadi meminta jajaran Tagana Kalsel dan Kabupaten/Kota siaga dalam menghadapi ancaman bencana pada tahun 2022 ini. “Kita terus berupaya hadir membantu korban bencana lebih cepat,” kata Achmadi. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here