Kalsel Deklarasikan Kesiapsiagaan Nasional Cegah Faham Radikalisme

0
178


Banjarmasin – Sejumlah tokoh lintas agama, budayawan dan tokoh masyarakat Provinsi Kalsel mendeklarasikan Kesiapsiagaan Nasional dalam rangka Penanggulangan terorisme dan pencegahan Radikalisme di Hotel Rattan In Banjarmasin, Selasa (22/3/2022). Acara dihadiri langsung oleh Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar beserta jajaran BNPT Pusat.

Hadir pula dalam menyaksikan deklarasi kesiapsiagaan nasional Gubernur Kalsel diwakili Asisten Bidang pemerintahan dan politik Sulkan, unsur Forkopimda Kalsel, Forkopimda Banjarmasin, organisasi kepemudaan dan masyarakat, mahasiswa, seniman, budayawan dan lainnya. 

Kegiatan deklarasi ini diawali arahan dari Presiden Jokowi yang menyatakan faham radikalisme bukan terkait faham agama apapun. Karena itu ia mengajak agar semua pihak untuk melawan penyebaran faham radikalisme tersebut.

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan pentahelix dalam upaya mencegah dan memerangi faham radikalisme dan terorisme di tanah air. “Pendekatan ini melibatkan seluruh unsur atau multi pihak baik pemerintah, organisasi masyarakat, tokoh agama, pihak swasta dan media baik media mainstream maupun media sosial,” kata Boy.

Penyebaran faham radikalisme terorisme perlu ditanggulangi secara bersama- sama. “Faham radikalisme ibarat virus yang bisa memasuki siapa saja, karena itu perlu kita ciptakan vaksin dalam mencegah faham yang sangat berbahaya ini,” kata Boy.

Untuk ia ia mengajak semuanya untuk bertekad melawan penyebaran faham radikalisme dimanapun dan kapanpun. “Termasuk melalui media sosial, karena banyak juga faham radikalisme masuk melalui saluran media sosial, ini harus kita cegah dengan melibatkan generasi muda yang mayoritas pengguna media sosial di Indonesia,” terang Boy.

Diharapkan dengan peran serta media dan generasi muda serta masyarakat maka faham radikalisme yang merusak tatanan dan mengancam kesatuan NKRI bisa dimitigasi. “Paling penting adalah peran generasi muda yang dapat membendung penyebaran faham radikalisme melalui saluran medsos,” kata Boy.

Dalam kunjungannya ke Banjarmasin, selain menggelar deklarasi kesiapsiagaan nasional, Boy Rafli Amar juga menghadiri pertemuan kegiatan FKPT (Forum Komunikasi Penanggulangn Terorisme) Kalsel bidang anak dan perempuan. Kegiatan bertajuk Perempuan TOP viralkan perdamaian yang dihadiri tokoh perempuan, mahasiswi, dan organisasi wanita di Kalsel

Selain itu Boy Rafli Amar juga meresmikan warung NKRI di kawasan Citraland Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar. “Warung NKRI adalah program BNPT yang bertujuan menggiatkan dialog kebangsaan dalam rangka pencegahan faham radikalisme dan penanggulangan terorisme. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here