TANAHLAUT,- Hari libur tidak menyurutkan semangat para insan pertanian untuk ke lapangan.

Seperi pada Sabtu (26/3/2022) Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Prov Kalsel, Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Mohammad Takdir Mulyadi bersama Kadis TPH Kalsel, Syamsir Rahman dan petani melaksanakan Panen Bersama di lokasi Budidaya Tanaman Sehat (BTS) Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut

Di.lokasi yang sama juga disosialisasikan Gerakan pengendalian tungro di Desa Tambak Sarinah.

Takdir Mulyadi menjelaskan bahwa Penerapan prinsif PHT itu dengan melakukan pengendalian dan penyuburan tanah menggunakan komponen-komponen pupuk hayati serta pembenahan tanah.
.
Beliau juga mengatakan budidaya tanaman sehat ini, adalah penerapan prinsif pengendalian hama terpadu (PHT).

Termasuk juga penggunaan varietas unggul yang tahan hama penyakit tertentu serta penggunaan pestisida biologi dan pestisida nabati.

Dikatakannya, program ini tidak hanya sebatas pada penerima manfaat saja pada saat ini, tetapi program itu bisa langsung diteruskan berkesinambungan, jelasnya.

Selain mengalokasikan lahan untuk budidaya tanaman sehat, dalam kunjungannya ini juga melaksanakan sosialisasi dalam rangka penggunaan agen setia hayati berbahan ramah lingkungan dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman atau hama penyakit pengganggu tanaman.

Menurut Takdir, dalam pengendalian hama penyakit melalui kegiatan itu menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan yang bisa dibuat sendiri oleh para petani.

Pada kesempatan tersebut, Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman berharap kepada petani, penyuluh pertanian, Dinas di provinsi maupun kabupaten bisa meneruskan program ini.

Kedepannya untuk membudidayakan tanaman sehat dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan,” pintanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here