Pegawai Bank Di Banjarmasin Main Binomo, Rugikan Negara Rp 1,1 M

0
884

Banjarmasin – Seorang wanita oknum pegawai Bank berplat merah di Banjarmasin merugikan negara hingga miliaran rupiah. Pasalnya bersangkutan mengunakan rekening tabungan nasabah sebagai jaminan main aplikasi Binomo yang ternyata mengalami kerugian.
Akibatnya bank plat merah di Banjarmasin itu harus menanggung kerugian akibat ulah Oknum pegawainya tersebut. Binomo adalah aplikasi investasi berbasis trading yang banyak merugikan nasabahnya di Indonesia.

Ulah Arini Listiani, terungkap di Dalam fakta persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Banjarmasin, Senin (4/4/2022) kemaren.

Saat memberikan keterangan kepada Ketua Majelis Hakim, Yusriansyah sebagai terdakwa Dia Mengakui sudah bermain Binomo sejak 2019 hingga kerugian 1,1 M.

Bahkan mengunakan rekening tabungan nasabah sebagai jaminan pinjaman yang dananya dia gunakan kembali untuk bertransaksi di aplikasi Binomo.

“Saya sempat menjual aset rumah untuk mengganti sebagian kerugian yang ditimbulkan hingga tersisa kurang lebih Rp900 juta,” katanya

Dia pun mengaku, seluruh asetnya sudah habis dan tak bisa mengganti. Hingga pasrah menerima konsekuensi hukuman.

Usai memeriksa keterangan terdakwa, majelis hakim kembali menunda persidangan untuk dilanjutkan dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Adi Suparna sebagai Jaksa penuntut, meminta waktu dua pekan untuk menyusun tuntutan hingga sidang berikutnya digelar pada Senin mendatang.

Sementara dalam perkara ini, Arini Listiani didakwa dengan sejumlah dakwaan alternatif. Untuk dakwaan primer yaitu pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 UU Nomor 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20/2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.
Diketahui, berita tentang aplikasi Binomo mencuat ketika Indra Kenz ditangkap Bareskrim Polri dan menjadi tersangka penipuan berbasis investasi trading.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here