Kalsel Kekurangan Ribuan ASN

0
444

Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalsel masih kekurangan jumlah aparatur sipil negara (ASN) hingga saat ini. “Kita masih kekurangan jumlah ASN yang cukup banyak hingga saat ini, karena itu sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor kita sudah mengajukan ke Kemenpan terkait rencana pengadaan seleksi CPNS tahun 2022,” ungkap Plt Kepala BKD Kalsel Syamsir Rahman, Rabu (13/4/2022) usai mendampingi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan 1616 SK CPNS dan PPPK tahun 2021, di halaman Setdaprov Kalsel, Banjarbaru.

Dikatakan Syamsir, Pemprov Kalsel hingga kini  masih kekurangan sekitar 4 ribu ASN.
“Sesuai arahan Gubernur, ke depannya kita minta jatah (formasi ASN) Kalsel ditambah lagi, agar kita bisa menutupi kekurangan  guru dan kebutuhan formasi ASN yang diperlukan guna menunjang kinerja pemerintah daerah,”  bebernya.
Syamsir Rahman mengaku sudah membuat usulan penambahan kuota formasi CASN untuk disampaikan pada Kemenpan. “Memang tidak bisa langsung empat ribu, tapi akan diusulkan bertahap sampai mencapai titik akhir kebutuhan kita,” ujarnya. 

Terkait  penyerahan SK CPNS 2021 di lingkup Pemprov Kalsel kali ini merupakan salah satu yang tercepat dibandingkan CPNS di provinsi lainnya. “Sesuai dengan arahan Paman Birin selaku Gubernur Kalsel, kita sebelumnya meminta BKN agar dapat mempercepat proses penyerahan SK CPNS di Pemprov Kalsel,” kata Syamsir.

Pasalnya kebutuhan akan ASN diperlukan guna menunjang kinerja pemerintahan.

“Kita harap dengan penyerahan SK CPNS 2021 ini merupakan role model pada masa mendatang, seperti kita ketahui kita masih sangat kekuatan dari segi jumlah ASN,” kata Syamsir.

Ia juga memberikan arahan kepada para penerima SK CPNS 2021 bahwa pada hari ini adalah momen penting dalam memulai pengabdian sebagai CPNS. “Nanti setelah setahun baru mereka akan menerima SK ASN/PNS,” kata Syamsir. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here