Banjarbaru – Bupati Tanah Bumbu (Tanbu) Zairullah Azhar hadir secara langsung pada Musyawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Kalsel tahun rencana 2023, di Gedung Idham Chalid Perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru, Rabu (13/4/2022).

Usai pembukaan Musrenbang,  Bupati Zairullah Azhar mengungkap ada ada tiga prioritas pembangunan yang diajukan dan sedang dalam proses  di wilayah Kabupaten Tanbu saat ini. 

Tiga prioritas berskala nasional itu adalah pembangunan Bendungan Kusan, Pembangunan Jembatan penghubung Batulicin – Kotabaru dan pengerjaan jalan lingkar Batulicin – Banjarbaru.

Untuk proyek pembangunan Bendungan Kusan, saat ini Pemkab Tanah Bumbu sudah menyiapkan lahan lebih dari 2 ribu hektar di wilayah Kusan Hilir dan Kusan Hulu. “Prosesnya pembebasan lahan sudah selesai di tingkat Pemprov Kalsel dan Pemkab Tanah Bumbu serta masyarakat,” kata Zairullah didampingi Kadis PUPR Tanbu Subhansyah.

Hanya saja masih menunggu menunggu persetujuan dari pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI terkait lahan yang masuk dalam kawasan hutan lindung. “Sisanya masih menunggu persetujuan dari pusat mengenai lahan yang masuk kawasan hutan lindung, luasannya kisaran 5 ribu hektar dan kita sudah ajukan ke Kementerian LHK untuk perubahan sehingga bisa digunakan untuk pembangunan Bendungan Kusan,” terang Zairullah.

Dengan mempersiapkan lahan seluas lebih dari 2 ribu hektare, Zairullah memperkirakan, bendungan tersebut dapat menampung jutaan kubik air yang dapat menghasilkan energi listrik sebesar 1.600MW. 

“Dengan jumlah tersebut, kita bisa dapat mendistribusikan tenaga listrik ke Ibu Kota Negara yang baru. Sehingga selain meningkatkan pendapatan, kita juga memiliki kontribusi untuk negara,” ungkapnya. 

Dua prioritas pembangunan lainnya, disebutkannya, yaitu percepatan pembangunan jembatan penghubung antar Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, serta jalan lingkar  Banjarbaru – Tanah Bumbu.

“Kita ini kan hampir berbatasan langsung dengan IKN yang baru, nah kalau jembatan ini sudah terbangun, maka juga akan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

Pembangunan jembatan penghubung Batulicin dan Kotabaru sudah lama dalam perencanaan. “Kita terus mendorong dapat dilanjutkan dengan sumber pendanaan sharing antara Pemkab Tanah Bumbu, Pemprov Kalsel dan Pemerintah Pusat,” kata Zairullah.

Pembangunan jembatan penghubung dinilai bakal berdampak strategis dan signifikan bukan hanya Tanah Bumbu namun juga Kabupaten Kotabaru.

Sementara terkait pengerjaan jalan lingkar masih terus dalam proses pengerjaan. “Proses pengerjaan masih berjalan untuk jalan lingkar Batulicin – Banjarbaru, pembangunan jalan lingkar ini juga berdampak ekonomi bagi masyarakat dan meningkatkan akses antara pedesaan dan perkotaan di antara kabupaten yang dilewati,” kata Zairullah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here