Warga Serbu Minyak Goreng dan Gula di Pasar Murah Dinas TPH Kalsel

0
234

Banjarbaru – Berbagai produk pangan dan makanan olahan yang dijual di stand Pasar Pangan Murah Ramadhan 1443 H di halaman Kantor Dinas TPH Kalsel, Sabtu (23/4/2022) siang mendapatkan sambutan antusias dari pengunjung yang didominasi ibu – ibu. Apalagi saat berbagai produk itu dilelang oleh Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman dengan harga jual jauh lebih murah dari pasaran. Karena harganya sudah disubsidi langsung.

Produk yang diserbu pembeli adalah gula pasir dan minyak goreng menyusul beras, telur, hasil pertanian berupa sayur dan buah serta berbagai produk makanan olahan seperti kue lebaran. 

Ada 36 stand di Pasar Pangan Murah Dinas TPH Kalsel tersebut, terdiri dari UMKM dan petani, SKPD Pemprov Kalsel dan toko tani.

Pasar Murah dibuka oleh Dirjen hortikultura Kementan RI Prihasto Setyanto didampingi Assisten ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kalsel Syaiful Azhary yang mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Kegiatan Pasar murah merupakan kolaborasi Dinas TPH Kalsel dan Kementan RI serta jajaran TNI/Polri. Tujuannya untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan harga pangan yang murah.

Dirjen Hortikultura Kementan RI memberikan apresiasi kepada jajaran Pemprov Kalsel rela menggunakan waktu libur untuk menggelar pasar murah tersebut.

“Pasar pangan murah ini juga digelar di provinsi dan kabupaten lainnya yang perlu dilakukan intervensi agar harga bahan pokok dan makanan dapat stabil menjelang lebaran,” kata Prihasto Setyanto.

Kementan RI sendiri punya early warning system yang dapat mendeteksi pergerakan harga komoditi pangan dalam 4 bulan ke depan. “Diharapkan dengan gelar pasar murah ini dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat maupun kestabilan harga pangan,” harap Prihasto.

Pasar pangan murah akan terus digelar sekaligus memantau rantai distribusi pangan untuk menjaga agar tak terjadi inflasi harga khususnya kala menjelang lebaran.

“Saat ini inflasi Indonesia masih level 3 persen, lebih baik dibandingkan negara lainnya yang bahkan ada mencapai 8 persen ,” katanya. 

Selain gelar pasar murah, juga diberikan bantuan sembako kepada kaum disabilitas di Kalsel. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here