Banjarmasin – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin melaksanakan sosialisasi dengan sasaran kader pramuka Selasa (26/4/2022). 

Anggota hingga pembina pramuka di kota Banjarmasin dihadirkan dalam sosialisasi yang mengangkat tema keamanan obat dan makanan ini. 

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Roy Rizali Anwar mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor.

Roy menyampaikan, keamanan pangan yang aman, higienis, bermutu dan tidak bertentangan agama sangat penting untuk dijaga arena dapat membahayakan kesehatan manusia.

Maka kata roy diperlukan upaya bersama untuk menjaga agar masyarakat memahami potensi cemaran dalam pangan dan efek obat pada organ manusia.

“Jadi, melalui sosialisasi ini, tentunya saya ingin agar anggota kwarda kalimantan selatan dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Pramuka harus berperan menjadi agen kebaikan yang aktif menyampaikan pesan-pesan positif kepada masyarakat,” lanjutnya. 

Kepala BBPOM Banjarmasin, Leonard Duma mengatakan, sosialisasi ini guna memberitahukan secara intensif kepada masyarakat agar jadi konsumen yang cerdas yang bisa memilah dan memilih makanan maupun obat dengan cermat.

“Tujuan kedua yang ingin dicapai, dengan mengundang anggota pramuka yang ke depannya diharapkan mampu menjadi kader keamanan obat dan makanan di lapangan,” terang Leonard.

Dengan demikian, mereka bisa membantu BPOM mensosialisasikan kepada rekan-rekannya bagaimana memilih obat dan makanan yang bermutu. 

Selain itu, dengan menggandeng anggota pramuka ini diharapkan ini terjadi resosialisasi, papar Leonard. 

“Yang mana saat mereka mendapat pelatihan hari ini, bisa menyampaikan pula ke yang lain. Demikian juga dengan pembina pramuka yang hadir, bisa memberi muatan tambahan pada setiap kegiatan pramuka,” tambahnya.

Selain sosialisasi pada kader pramuka ini, kepala BBPOM juga menyoroti terkait pendampingan pelaku UMKM bidang pangan untuk mendapatkan izin edar mereka. 

“Selama ini mungkin pelaku usaha kesulitan mendapatkan izin edar, kita hadir memfasilitasi hal itu dengan melakukan pendampingan dan bimbingan teknis di tempat,” jelasnya. 

Program pendampingan ini diberi nama Ganii UMKM, yang mana kegiatan ini adalah kegiatan gratis tidak dipungut biaya.

Syaratnya, para pelaku UMKM ini langsung menghubungi pihak BBPOM baik melalui surat atau email maupun telpon guna meminta bantuan pendampingan. Diy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here