Banjarmasin – Tabrakan yang melibatkan sebuah Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Banjarmasin, Kalsel jadi atensi sejumlah pihak. Pasalnya kembali merenggut satu jiwa pengguna jalan.

Polresta Banjarmasin, sangat prihatin atas kejadian yang kembali terulang tersebut.

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A. Martosumito mengatakan, sangat menyayangkan insiden tabrakan yang terjadi beberapa hari lalu.

Sebab, sudah beberapa kali melakukan rapat kordinasi, yang diikuti perwakilan BPK dan PMK se kota Banjarmasin.

“Sekali lagi pentingnya pembinaan agar mereka dapat berkendara dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas melihat situasi keadaan di lapangan jadi tidak serta merta mengakibatkan jatuhnya korban saat melaksanakan tugas mulia memadamkan api,” kata Sabana.

Polresta Banjarmasin, saat ini menunggu upaya Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan yang awal tahun ini dibentuk Pemerintah Kota Banjarmasin.

Guna lebih fokus berkoordinasi dengan BPK swakarsa guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya.

“Semua unsur terkait saat ini agar bersama-sama sekarang melakukan pembinaan.Begitu juga payung hukum seperti perda atau perwali yang dibuat agar ada aturan yang mengikat untuk dipatuhi,” jelasnya.

Menurutnya, seperti Dinas Perhubungan untuk mengecek kelayakan armada setiap BPK yang nantinya sekaligus pemeriksaan dokumen kendaraan termasuk surat izin mengemudi (SIM) si pengemudinya oleh Satuan Lalu Lintas.

“Mereka adalah aset Kota Banjarmasin. Bahwa tidak semua anggota BPK bersalah akibat ulah oknum yang menyetir ugal-ugalan di jalan raya saat bertugas. Untuk itulah, sudah selayaknya aset tersebut dijaga agar keberadaannya tidak justru merugikan, dengan diberikan pembinaan,” tutur Sabana.

Adapun baru-baru ini, sopir BPK Museum Perjuangan berinisial W (20) menabrak sejumlah warga hingga satu di antara mereka meninggal dunia pada Minggu (15/5/2022) akhirnya telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dari pemeriksaan penyidik, tersangka tidak memiliki SIM dan dari hasil tes urine negatif menggunakan narkoba. Ditegaskannya, proses hukum akan berjalan sesuai aturan dan berharap insiden serupa tidak lagi terjadi.

“Proses hukum terus berjalan dan semoga yang lain bisa segera mendapatkan pembinaan,” tegasnya. Diy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here