BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Selatan Syaiful Azhari, secara resmi membuka pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalsel di Fave Hotel Banjarbaru, Sabtu (28/5).

Pada kesempatan ini, gubernur menyampaikan olahraga otomotif turut berkontribusi pada pembangunan banua.

Ikatan Motor Indonesia pun berperan sebagai organisasi yang memfasilitasi industri olahraga otomotif bersama pemerintah, serta terintegrasi dengan sektor pariwisata.

“Ikatan Motor Indonesia sebagai tempat berhimpunnya pencinta otomotif harus terus melakukan pembaharuan dan inovasi dalam berbagai aspek. Sehingga bisa terus berkontribusi positif pada pembangunan banua,” pesan Paman Birin, sapaan akrabnya, melalui sambutan yang dibacakan Asisten II.

Di tengah kondisi pandemi yang mulai terkendali, ujar Paman Birin, sapaan Gubernur Kalsel ini merupakan kesempatan untuk menggalakkan kembali event olahraga otomotif di berbagai skala penyelenggaraan.

“Pemprov Kalsel juga terus bersiap dan berupaya agar event otomotif lokal, nasional, hingga internasional dapat kembali dilaksanakan,” bebernya.

Untuk itu, Paman Birin atas nama Pemprov Kalsel mengharapkan kerjasama dari berbagai pihak termasuk IMI Kalsel, sehingga dapat menggairahkan kembali event olahraga otomotif. 

“Berbagai event olahraga yang digelar akan berdampak positif pada pembangunan dan menggerakkan perekonomian,” terangnya.

IMI sendiri, ujar Paman Birin, merupakan organisasi yang kuat, dengan jaringan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia bahkan berafiliasi dengan organisasi internasional.

Sementara itu, Ketua IMI Kalsel Edy Sudarmadi menyambut baik ajakan untuk menggalakkan kembali event olahraga otomotif. Ia mengharapkan dukungan dari berbagai stakeholder dan sinergi dengan pemerintah.

Terkait agenda rakerprov, ujar Edy, terdiri dari program kerja kalender event hingga pembinaan olahraga otomotif.

“Kami akan membahas pembinaan olahraga otomotif di bawah lingkup pemerintahan, khususnya dispora dan polri. Melalui pembinaan ini, diharapkan muncul penerus-penerus unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun global.”
(Vio/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here