Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Biro Perekonomian bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, menggelar Capacity Building di Banjarmasin, Senin (30/05).

Agenda tahunan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalsel kali ini mengambil tema “Mengukuhkan Komitmen Penguatan TPID dalam Mengendalikan Inflasi di Provinsi Kalimantan Selatan”, yang dihadiri Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Imam Subarkah.

Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini berharap, terlaksananya Capacity Building ini meningkatnya kapabilitas dan kompetensi TPID di wilayah Kalsel.

“Kita berharap, melalui Capacity Building ini, TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota di Kalsel akan semakin kompeten dalam upaya pengendalian inflasi di Provinsi Kalimantan Selatan” ujarnya.

Selain itu diingatkan, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, laju inflasi di daerah perlu dijaga agar tetap rendah dan stabil sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Lebih lanjut disampaikan, kinerja perekonomian Kalsel yang terus menunjukkan pemulihan ini, tetap harus ditunjang dengan kemampuan TPID dalam melakukan sinergi dan koordinasi agar terus membaik.

“Pembangunan ekonomi di masa sekarang memerlukan kerja ekstra agar stabilitas perekonomian daerah terjaga, terutama pengendalian inflasi daerah dalam rangka mitigasi dampak negatif dari dinamika Perekonomian Nasional maupun Global,” ujar Paman Birin lagi.

Selain mengharapkan persamaan persepsi sebagai output dari terselenggaranya acara, Paman Birin juga menyebut empat strategi pengendalian inflasi yang telah dicanangkan Pemerintah yakni penyediaan anggaran pengendalian harga oleh seluruh pemda, pemeriksaan pasokan bahan pokok secara rutin oleh unsur daerah, memastikan kelancaran transportasi dalam daerah dan antar daerah serta pelaksanaan koordinasi, dan monitoring stok antara TPID dan TPIP.

Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Imam Subarkah dalam sambutannya menyampaikan, meski perekonomian Kalsel menunjukkan pertumbuhan 3,49 persen di Triwulan I 2022, inflasi diperkirakan akan terus terjadi baik yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal.

Oleh karena itu dibutuhkan penguatan kapabilitas untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendukung pemulihan ekonomi yang salah satunya dapat dicapai dengan pelaksanaan Capacity Building ini.

Sementara, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Hj Raudatul Jannah dalam laporannya menyampaikan tujuan penyelenggaraan Capacity Building ini adalah dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas serta sinergi dan kerjasama yang solid bagi seluruh TPID di wilayah Kalsel.

Adapun narasumber dalam acara ini diantaranya Asisten Deputi Moneter dan Eksternal Kementrian Koordinator dan Perekonomian, Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Biro Perekonomian Setdaprov serta Disbunnak Kalsel. (Ran/Adpim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here