Penyelewengan Pupuk Bersubsidi di Kalsel Bakal Ditindak Tegas

0
248

Banjarmasin – PT Pupuk Indonesia (Persero) telah menyalurkan pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan sebanyak 38.013 ton hingga 30 Mei 2022.

Jumlah ini sudah mencapai 39 persen dari total alokasi pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan sebesar 97.341 ton.

Vice President Penjualan Wilayah 5 Kalimantan PT Pupuk Indonesia, Roh Eddy Andri W menyatakan, penyaluran tersebut terdiri dari lima jenis pupuk bersubsidi padat, yaitu pupuk Urea,  SP-36, ZA, NPK, dan Organik Granul,. Rinciannya, pupuk Urea sebesar 13.938 ton, SP-36 1.725 ton, ZA 253 ton, NPK 21.242 ton, dan organik 856 ton.

“Selain pupuk padat, kami juga telah menyalurkan pupuk organik cair sebanyak 600 liter,” beber Roh Eddy Adri W kepada awak media di Banjarmasin, Senin (31/5/2022).

Adapun stok pupuk bersubsidi produsen di Kalimantan Selatan total mencapai 11.164 ton, jumlah ini jauh lebih banyak dari stok ketentuan minimum pemerintah. Secara teknis, pupuk bersubsidi di Kalimantan Selatan disalurkan oleh dua anak perusahaan Pupuk Indonesia yaitu PT Petrokimia Gresik (PKG) dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Dalam penyalurannya, Pupuk Indonesia memiliki jaringan distribusi yang cukup baik  di Kalimantan Selatan. Adapun jaringan distribusi ini terdiri dari 7 distributor, 321 kios pengecer resmi, 18 unit gudang (Lini II dan Lini III) dengan total kapasitas sekitar 61.000 ton, hingga memiliki 11 personel petugas lapangan yang tersebar pada 13kabupaten/kota di Kalimantan Selatan.

Roh Eddy menegaskan Pupuk Indonesia tidak akan segan memberikan sanksi hingga pemberhentian kerja sama kepada distributor dan kios resmi. Terutama, yang kedapatan terlibat dalam penyelewengan pupuk bersubsidi.

“Pupuk Indonesia juga siap mendukung aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus penyelewengan pupuk bersubsidi yang terjadi di wilayah Kalimantan Selatan,” kata Ruh Eddy.

“Kami tidak akan segan untuk memberikan sanksi kepada siapa pun di jaringan distribusi kami jika terlibat dalam penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” paparnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here