Banjarmasin : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sebanyak 20 helikopter dalam penanganan karhutla di Kalimantan Selatan.

Hal itu dikatakan, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Mujiyat, di Banjarbaru, Kamis (2/6/2022).

Mujiyat merincikan jumlah tersebut lebih besar di banding tahun 2021 lalu yang hanya sebanyak 16 buah.

“Tahu lalu kan hanya 12 (helikopter) water bombing dan 4 patroli, nah sekarang ditambah menjadi 16 water bombing dan 4 patroli,” katanya.

Meski, bantuan helikopter masih dalam tahap perencanaan, sebab dirinya optimis karhutla di Kalsel tahun ini bisa dikendalikan lebih baik.

“Mudah-mudahan karhutla tahun ini makin ringan dari tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Adapun untuk titik api saat ini di Kalsel, Mujiyat menyebut, sebanyak 21 kali kejadian karhutla di Kalsel sejak Januari hingga 30 Mei lalu dengan luasan lahan terbakar sebesar 42 hektare.

“Kabupaten Tanah Laut dan Barito Kuala sangat berpotensi mengalami karhutla. Jika keduanya menetapkan status siaga karhutla. Kalsel akan juga menetapkan siaga karhutla.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here