BORNEO RESCUE IKUTI SERTIFIKASI NASIONAL WATER RESCUE

0
205

Banjarbaru 9 Juni 2022. Mantapkan kompetensi di bidang Water Rescue, Borneo Rescue kirim anggota mengikuti sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Adapun sertifikasi yang diikuti kali ini dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Nasional pada 11 – 12 bertempat di Waduk Selorejo Kota Malang Jawa Timur. Sebelum dilakukan sertifikasi terlebih dahulu pemateri yang kompeten memberikan bimbingan teknis atau pelatihan kepada peserta. Sementara sertifikat kompeten sebagai Rescuer di bidang Water Rescue akan diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bukti bahwa peserta dinyatakan kompeten.

“Kita bersyukur mendapatkan kesempatan yang langka ini, kuota peserta hanya untuk 20 orang dan kita bisa memberangkatkan satu orang atas nama Purwanto atau Wawan, yang kemarin juga telah mengikuti pelatih serupa di Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin” Ujar Fahryan Noor Kordinator Borneo Rescue.

Fahry juga memohon doa dan restu semua pihak untuk kelancaran pelatihan dan sertifikasi ini.

“Mohon doa restu semua pihak, semoga kegiatan lancar, dan setelah pulang dapat membagikan dan menerapkan ilmu yg didapatkan”.

Senada dengan Fahry, Bapak Edy Sudarmadi, salah satu pendiri Borneo Rescue, juga menyampaikan pentingnya terus belajar untuk seorang Rescuer dalam menghadapi dinamika kebencanaan saat ini.

“Ilmu tiada hentinya untuk digali, kita tidak boleh ketinggalan, alhamdulillah ada kesempatan untuk berlatih dan memperdalam ilmu yg dilaksanakan pada pelatihan kali ini, semoga nantinya bisa ditularkan ke kawan-kawan.

Selain itu, Edy juga menerangkan bahwa bencana di air sering terjadi seiring pemanfaatan air terutama untuk wahana permainan dan wisata. Beliau juga menghimbau Borneo Rescue tidak hanya bekerja di bidang pertolongan saja, tapi lebih banyak lagi melakukan analisis bancana dan pendidikan kebencanaan kepada masyarakat agar bencana dapat dihindari dan diminimalkan, terutama bencana di air.

“Memang bencana di air paling sering terjadi di suatu tempat atau wahana yg ramai dipakai, sebaiknya kita juga bukan hanya menunggu terjadinya bencana, kita juga bisa melakukan analisis bencana dan melakukan pendidikan ke masyarakat sehingga Borneo Rescue bisa memberikan sumbangsih lebih banyak lagi ke masyarakat dan pihak terkait”

Sebelum berangkat, utusan yang dikirim juga menyambangi Bapak Ibnu Sina Walikota Banjarmasin, salah satu pendiri Borneo Rescue.

Menyambut mereka Ibnu Sina menyampaikan pentingnya pelatihan dan sertifikasi, dan berpesan untuk membagikan ilmu yg didapatkan di pelatihan serta berharap yang mengikuti sertifikasi juga ke depannya bisa menjadi Trainer.
“Semoga nantinya ilmu yang di dapat bisa ditularkan ke kawan-kawan, syukur-syukur juga bisa menjadi trainer”.

Utusan Borneo Rescue berangkat pada Kamis (9/6) ke lokasi pelatihan lewat jalur udara ke Kota Surabaya kemudian menempuh jalur darat ke Kota Malang dan bertemu dengan peserta lainnya di Waduk Selorejo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here