Banjarmasin – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Badan Pengembangan Geopark Meratus Kalsel akan memasukkan usulan Geopark Meratus menjadi UNESCO Global Geopark (UGG) ke Komite Nasional Geopark Indonesia pada Juni atau Juli 2022.

Ketua Badan Pengembangan Geopark Meratus, Nurul Fajar Desira mengatakan, nantinya usulan tersebut akan dievaluasi oleh pihak Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) terkait kelayakan untuk diteruskan ke UNESCO Global Geopark.

“Jika hasil evaluasi dan penilaian dianggap layak oleh KNGI, berikutnya kita akan tunggu penilaian dari tim UNESCO, yang diperkirakan dilakukan pada November 2022 mendatang,” kata Fajar, Banjarmasin, Jum’at (17/6/2022).

Fajar menambahkan, dalam dokumen pengusulan tersebut, pihaknya turut mengusulkan 30 geosite, yang mana 11 diantaranya bernilai sebagai geosite internasional.

“Dari 11 geosite tersebut, diantaranya adalah Tahura Mandiangin, Pendulangan Intan Cempaka, dan Tanjung Dewa di Tanah Laut, Mentewe,” kata Fajar.

Lebih jauh, Fajar menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan pengembangan dan penelitian terhadap Geopark Meratus, karena ini adalah salah satu program prioritas yang masuk dalam RPJMD Kalsel selama lima tahun kedepan, bahkan menjadi program prioritas nasional.

“Kita jalan terus (pengembangan), karena geopark ini bukan program sesaat tetapi program berkesinambungan. Untuk saat ini kita fokus mendapatkan pengakuan dari UNESCO dulu, jika sudah kita akan perluas lagi pengembangannya sampai ke utara seperti Loksado, Nateh, Balangan, hingga ke Tabalong atau Kotabaru,” ujar Fajar.

Fajar pun berharap, pengembangan geosite dari Geopark Meratus ini juga bisa menjadi program prioritas pemerintah kabupaten/kota di Kalsel.

“Kita ingin pengembangan geosite diadopsi oleh teman-teman dari kabupaten/kota, agar bisa menjadi program prioritas pemerintah setempat,” tutur Fajar.

Sebelumnya pada April 2022, pihak BAPPENAS RI telah melakukan kunjungan ke sejumlah geosite di Geopark Meratus dalam rangka pra penilaian menuju pengakuan UNESCO Global Geopark.

“Alhamdulillah, hasil dari kunjungan tersebut mereka menilai kesiapan kita sudah hampir sempurna. Semoga Geopark Meratus kita bisa mendapatkan pengakuan dari UNESCO Global Geopark,” jelas Fajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here