Pemprov Kalsel Susun RAD Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan 2022 – 2024

0
112

Banjarbaru – Sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Rencana Aksi Nasional Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAN-KSB )2019-2024, Pemprov Kalsel  melalui Disbunnak telah menyusun Rencana Aksi Daerah Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB).

“Penyusunan RAD –KSB Provinsi Kalimantan Selatan 2022-2024 dalam bentuk Peraturan Gubernur tentang RAD-KSB Provinsi Kalimantan Selatan 2022-2024 pada tahun 2022 ini,” ungkap Kadisbunnak Kalsel Suparmi, dalam rilisnya, Senin (4/7/2022).

Dilanjutkannya, hal ini sebagai upaya mewujudkan Visi  Dan Misi Gubernur Kalimantan Selatan, Kalsel  MAJU (Makmur, Sejahtera dan Berkelanjutan) sebagai Gerbang Ibu Kota Negara dan Misi nomor 2  yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.  

“Penyusunan RAD-KSB Provinsi Kalimantan Selatan prioritas bagi Pemprov Kalsel sebagai salah  satu provinsi penghasil sawit dengan luasan sebesar 497.261 hektar (ha),” kata Suparmi. Dengan luasan tersebut, saat ini diusahakan oleh 89 perusahaan perkebunan besar swasta/Negara serta perkebunan rakyat dengan luasan 106.000  ha. 
Di Kalimantan Selatan terdapat 45 Pabrik kelapa sawit dengan produksi CPO mencapai 1,561.147 ton/tahun. Kemudian industri hilir berupa 2 pabrik minyak goreng dengan kapasitas produksi 5.500 ton/ hari dan 2 pabrik Biodisel dengan kapasitas produksi 2.500 ton/per hari.  “Industri kelapa sawit di Kalimantan Selatan didorong untuk dapat memberikan manfaat yang setinggi-tingginya bagi masyarakat dan  mendukung kelestarian lingkungan sesuai dengan tujuan SDGs Kelapa Sawit sebagai komuditas unggulan dalam mendukung perekonomian Kalimantan Selatan,” paparnya.

Untuk itu diperlukan adanya kebijakan dan program yang dapat mengawal dan mendorong agar pembangunan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. 

“Kebijakan RAD-KSB Provinsi Kalimantan Selatan sebagai upaya perbaikan tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan yang lebih terarah dan terintegrasi,” jelas Suparmi.

Kebijakan RAD KSB Kalsel ini dalam pelaksanaannya mendapat dukungan dari para pemangku kepentingan yang telah dituangkan dalam Tim Pelaksana Daerah (TPD) RAD-KSB Provinsi Kalimantan Selatan melalui Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 188.44/0533/KUM/2021 tanggal 6 Agustus 2021.

“ agar terwujud perkebunan kelapa sawit  Kalimantan Selatan yang berdaya saing, berwawasan lingkungan dan bermartabat melalui perbaikan tata kelola kelapa sawit dari aspek ekonomi, sosial budaya dan lingkungan,” papar Suparmi lagi.

Adapun Strategi  Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Kalimantan Selatan adalah : 1. Mengimplementasikan regulasi terkait pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan 2. Menyelesaikan masalah legalitas lahan perkebunan berdasarkan peraturan perundang-undangan 3. Menyelesaikan masalah tumpang tindih kegiatan usaha perkebunan sawit dengan kegiatan usaha lainnya (Pertambangan, kehutanan, dll).4. Menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan untuk optimalisasi hasil kebun masyarakat secara jangka panjang sekaligus menjaga kelestarian alam.5. Meningkatkan produktivitas dan pendapatan pekebun dengan memanfaatkan teknologi budidaya perkebunan yang tepat guna.6. Memberikan kepastian hukum dan kebijakan daerah yang memberi jaminan berusaha disektor perkelapasawitan.7. Meningkatkan kemitraan kelembagaan perkebunan kelapa sawit mandiri yang saling menguntungkan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Badan Usaha lainnya 8. Meningkatkan kemitraan lainnya melalui integrasi ternak sapi potong dengan kelapa sawit guna mendukung swasembada sapi potong melalui SISKA dan SISKA KU INTIP 9. Membangun keterbukaan akses terhadap informasi,pendanaan , pasar, dan investasi bagi pekebun 10. Meningkatkan industri hilir kelapa sawit agar tidak terbatas pada produk CPO 11. Membangun sinkronisasi dan koordinasi lintas lembaga/sektor untuk pembangunan daerah yang optimal. ***                                                           

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here