Barabai – Dalam rangka mempublikasi dan mempromosikan destinasi wisata pegunungan yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Bupati HST H Aulia Oktafiandi mendaki gunung tertinggi di Kalimantan Selatan, Gunung Halau-halau, Bulan Juni 2022 lalu.

Turut dalam rombongan antara lain Pj Sekda HST, Yayasan Bumi Kita Fantastik, Beberapa Kepala SOPD, Camat Batang Alai Timur, Danramil BAS, Tim Kesehatan, beberapa Pembakal, Tim Rescue, serta para pecinta alam yang ada di Kab HST.

Rombongan mendaki dimulai dari Balai Adat Kiyu desa Hinas Kiri Kec. BAT, pada pukul 09.30 WITA dan sampai di Puncak gunung halau-halau kemudian turun kembali dengan perjalanan 3 hari 2 malam, puncak gunung halau-halau berada diketinggian 1901 MDPL.

Mengukir sejarah HST, baru pertama kali ini Bupati HST yang sampai naik ke puncak gunung Halau-halau sembari mempromosikan wisata alam pegunungan, Bupati Aulia mengajak Warga Italia, Swiss dan kanada dari Yayasan Bumi Kita Fantastik untuk ikut serta dalam pendakian dalam rangka mempromosikan destinasi wisata gunung Halau-halau agar dikenal lebih luas hingga ke mancanegara.

Dipuncak Gunung Halau-halau Bupati HST menandatangani prasasti yang menetapkan Gunung Halau-halau sebagai atap tertinggi Kalimantan Selatan dengan ketinggian 1901 mdpl dan menyandang gelar The Green Belt of Borneo, “mari kita selamatkan meratus agar Halau-halau terjaga dan menjadi destinasi wisata dunia,”tegasnya

Menurutnya, wisata alam ini perlu digali potensinya, dan nanti akan dibenahi fasilitas yang ada dari segi pos-pos pendakian dan jalur-jalur aman pendakian.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyempatkan camping di Puncak Halau-halau.

“Oleh karena itu saya mengundang wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk datang ke Puncak Halau-halau ini yang sudah ditetapkan menjadi The Green Belt Of Borneo, Mudah-mudahan upaya untuk mempromosikan wisata ini bisa mendatangkan efek terutama adalah pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya.

Pj. Sekretaris Daerah Kab. HST yg juga turut ikut dalam pendakian mengungkapkan perjalanan Bupati HST dan rombongan kali ini mengambil tema ekspedisi The Green Belt of Borneo untuk mempromosikan pariwisata alam dan menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten HST untuk terus menjaga hutan meratus, “Perjalanan kami ini juga sebagai tindak lanjut dari MOU dengan yayasan Bumi Kita Fantastik Mudfish No Plastic untuk tetap menjaga alam dari sampah plastik, dalam kesempatan kali ini kami juga mengajak beberapa turis mancanegara untuk ikut dalam ekspedisi” imbuhnya.

Bupati berharap terutama para pecinta alam untuk datang ke Puncak Halau-halau ini. Selain trek yg cukup menantang, melewati hutan hujan meratus,Dari atas Puncak Halau-halau kita bisa menyaksikan deretan gunung yang ada di Kab HST, dengan pemandangan sunrise yang sangat menawan serta dengan bonus pendakian dengan melewati air terjun Sungai Karuh, “Saya kira Puncak Halau-halau ini sangat elok sekali, eksotis dan cukup menantang andrenalin untuk mendakinya,” pungkasnya (PROKOPIM-HST)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here