Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor melalui Sekdaprov Roy Rizali Anwar   membuka gelaran sosialisasi Indonesia’s Folu Net Sink (IFNET) 2030 regional Kalimantan di Auditorium Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru pada Kamis (7/7/2022) siang.

Kegiatan dihadiri Plt Dirjen Planologi Kehutanan dan tata lingkungan (PKTL) Kementerian LHK Ruandha Agung Sugardiman dan jajaran, Kadishut Kalsel Fatimatuzzahra dan perwakilan pemerintah daerah se Kalimantan.

Melalui IFNET 2030, Indonesia berkomitmen untuk mencapai target penurunan emisi gas rumah kaca sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya atau FoLU (Forestry and other Land Use) pada 2030.

Program Kementerian LHK ini hadir untuk mengendalikan perubahan iklim yang kian cepat akibat emisi karbon, pencemaran lingkungan, penebangan pohon, dan kebakaran hutan dan lahan.

Untuk mengimplementasikan rencana operasional IFNET, Kementerian LHK melakukan sosialisasi di sejumlah kota, termasuk Banjarbaru yang difasilitasi oleh ULM.

Ruandha Sugardiman mengatakan Sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan kebijakan, strategi, dan rencana untuk implementasi rencana aksi mitigasi yang mengacu pada target penurunan emisi gas rumah kaca sampai dengan tahun 2030.

“Selain dari Pemda, pemerintah membutuhkan dukungan dari akademisi, lembaga mitra KLHK, lembaga swadaya masyarakat, dan media untuk membumikan dan menyebarluaskan tujuan positif IFNET 2030,” harapnya.

Dengan demikian, seluruh masyarakat diharapkan dapat menyadari pentingnya pengendalian perubahan iklim saat ini untuk memberikan dampak positif di masa depan.

Sementara Gubernur Kalimantan Selatan H. Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang disampaikan Sekdaprov Roy, mendukung penuh berbagai program yang diarahkan untuk mengendalikan perubahan iklim. (Ary)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here