Pedagang Kue Dibacok Pria Misterius, Korban Teriak Minta Ampun

0
1035

Jejakbanua.com, Banjarmasin – Beredar kabar aksi begal beraksi di Jembatan Kuin Banjarmasin Utara, pada Rabu (6/7/2022) subuh.

Sempat heboh didunia maya, Kabar itu ternyata, belum pasti kebenarannya.

Korban, bernama M Fauzi, (47) warga Kuin Utara RT 9 Banjarmasin Utara, seorang pedagang kue ke warung – warung.

Fauzi pun menceritakan kala ditemui jejakbanua.com, saat menjalani pemeriksaan di RSUD Ansari Saleh karena mengalami beberapa luka bacokan dan tebasan.

Awal musibah Dini hari Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 04.00 Wita, dengan motornya, membawa kue untuk di antarkan ke warung-warung di kawasan Pasir Mas Jalan Pangeran Moch Noor Banjarmasin Barat.

Selesai tugas Fauzi lalu pulang dan kembali melintasi jembatan Kuin. Saat itu perutnya terasa perih, ia lalu menghentikan sepeda motornya di atas jembatan.

Baru mengambil kue, tiba-tiba datang dari arah yang sama dua orang menaiki sepeda motor bebek.

Sejurus kemudian tetiba mereka stop diseberang jalan. Usai itu satu orang turun yaitu yang dibonceng.

Entah kenapa, sosok misterius itu mendatangi Fauzi dan langsung mengeluarkan dan melayangkan senjata tajam (sajam) diduga jenis samurai kearah tubuhnya.

Spontan Fauzi menahan sajam pelaku, menggunakan tangan kiri, namun pelaku membabi buta terus menyerangnya dengan Sajam.

Bahkan ia sempat berteriak meminta ampun, namun pelaku yang ciri-cirinya diperkirakan berusia 30 tahun tak memberi ampun, terus saja menebaskan sajam ketubuhnya.

“Kejadianya sekitar jam setengah enam, itu jemaah salat subuh sudah terdengar wirid, dan situasi masih sepi, saya sempat minta ampun, ciri ciri nya umur sekitar 30 tahun,” kata Fauzi kepada

Usai serangan itu, untungnya fauzi bisa menaiki motornya hingga sampai ke rumah yang hanya berjarak 300 meter.

“Tak sadar juga luka yang ada ditubuh, saya naik motor, dan sampai rumah langsung, tak sadar,” tuturnya.

Sesampainya dirumah, keluarganya selain memberikan pertolongan agar darahnya tak terus mengucur, Fauzi langsung dilarikan ke RS.

“Saya tidak kenal dengan orang itu, apalagi punya musuh. Tanpa basa basi langsung menyerang. Tapi meninggalkan sempat bersuara, bahwa kenali muha aku “Kenali saja wajah saya,” jelas Fauzi.

Saat itu kata fauzi, lampu di jembatan mati dan jika pun menyala penerangannya kurang terang. Sehingga sulit untuk mengenali muka pelaku.

“Mereka balik kanan ke arah ke Kuin Selatan, apakah mereka belok kiri atau kanan saya tidak melihat,” ucapanya.

Akibat, peristiwa itu, korban mengalami luka menganga dipergelangan tangan dan tanganya, hingga diperut sebelah kiri dan bacokan sebelah kanan.

Bahkan salah satu luka dibagian perut sebelah kiri harus dioperasi. Tak hanya itu batok motornya pun rusak akibat ditebas pelaku.

“Kata dokter tulang di bagian perut kiri patah, dan rencananya mau di operasi,” bebernya.

Sementara Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Agus S, menyatakan jika peristiwa itu bukan aksi begal, pastinya barang-barang berharga milik korban masih ada dan utuh.

“Kita belum bisa berandak-andai atau menduga-duga, apakah korban salah sasaran atau motif dendam apalagi begal. Sejauh ini korban masih dalam pengananan intensif rumah sakit, jadi kasus ini masih kami selidiki dan dalami,” terang Agus. (Diy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here