Pencurian Organ Tubuh Jenazah di HST, Diduga Agar Kebal Sajam

0
1639

Jejakbanua.com, Barabai – Polres HST (Hulu Sungai Tengah) Kalsel mengungkap kasus pencurian organ tubuh luar jenazah yang terjadi di Desa Benawa Tengah Kecamatan Barabai Kabupaten HST Kalsel, Rabu (13/7/2022) Dalam konferensi pers yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Antoni Silalahi, didampingi Kasi Humas AKP Soebagijo dan KBO Reskrim Ipda Suradi, terungkap fakta menarik terkait aksi yang dilakukan Pelaku seorang  kakek inisial MS warga Jalan Perintis Kemerdekaan Desa Benawa Tengah Kecamatan Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah.

Terungkap dalam konpers, ternyata aksi pelaku MS (65) ini mencuri organ luar jenazah tetangganya diduga untuk sebuah ritual ilmu kebal.

“Dari pengakuan pelaku, dia melakukan itu agar tubuh kebal dari Sajam, itu motif sementara yang kita dapatkan,” terang Kasi Humas Polres HST AKP Soebagijo melalui Aipda Husaini saat dikonfirmasi jejakbanua.com via telpon

Sebelumnya diwartakan, Pelaku MS ini mencuri organ tubuh luar dua jenazah dari tetangga kampungnya sendiri.

Dimana ia berpura pura melayat ke rumah duka tetangganya di Desa Benawa Tengah.

Aksinya terciduk saat di rumah duka almarhumah  Sandariah di Jalan Matang Hambawang Desa Benawa Tengah Kec. Barabai Kab. Hulu Sungai Tengah pada 12 Juli 2022.

Keluarga almarhumah curiga dengan gerak gerik MS yang menutupi mata Almarhumah dan setelah itu MS memasukkan Sesuatu ke saku celananya.

MS akhirnya mengakui perbuatannya saat didatangi ke rumahnya oleh keluarga almarhumah didampingi Pembakal Benawa Tengah.

MS kemudian diamankan Satreskrim Polres HST.  Turut diamankan dua organ kelopak mata, dua organ luar alis mata dan dua silet yang digunakan menyayat organ bagian luar jenazah Sandariah.

Dari hasil lidik selanjutnya, MS juga mengakui perbuatannya sehari sebelumnya pada jenazah Bari tepatnya pada 11 Juli 2022. Aksinya juga sama pura pura melayat ke rumah almarhum.

“Atas perbuatan itu, Polres HST mengamankan Barbuk dua organ alis mata milik jenazah Bari dan dua silet yang digunakan. untuk menyayat,” terang Kasatreskrim. Ary 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here