Jejakbanua.com, Banjarmasin – Polsek Banjarmasin Selatan mengungkap, kasus pengeroyokan berujung maut, yang terjadi di Jalan Tembus Mantuil, Kompleks Wengga Blok H RT 19 RW 2, pada Sabtu (30/7) sekira pukul 23.30 Wita.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Idit Aditya, mengatakan, dua orang pelaku diamankan, yakni TM (19), warga Jalan Tembus Mantuil,Basirih Selatan dan HD (17), warga Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Sedangkan korban, adalah Muhammad Fajar (21), warga Jalan Antasan Bondan, Mantuil, Banjarmasin Selatan.

Peristiwa pengeroyokan terjadi saat di lokasi itu sedang ada gelaran acara kebudayaan, Dimana kedua pelaku sedang minum-minuman keras bersama beberapa orang lainnya.

“Korban menegur para pelaku sekaligus menantang berkelahi, korban melepas baju dan mengambil kayu tiang jemuran, memukulkan kayu itu ke kaki pelaku TM namun berhasil dihindari,” kata Kapolsek.

Merasa ditantang, TM kemudian mengeluarkan senjata tajam dari balik bajunya dan langsung ditikamkan ke dahi korban.

Kemudian, Pelaku HD ikut menyerang korban, dengan memukul kepala hingga korban jatuh tersungkur, HD juga menekan kepalanya hingga tidak bergerak.

Korban akhirnya menghembuskan nafas terkhir setelah sempat satu hari menjalani perawatan di rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Sementara kedua pelaku ditangkap pada hari Minggu (31/7/2022) di rumah keluarga salah satu pelaku di kawasan Alalak, Barito Kuala.

Pelaku diamankan bersama barang bukti; baju, sendal pelaku, dan pisau yang digunakan melukai korban.

Salah satu pelaku, Madan TM mengaku kesal dengan tantangan korban. Selain itu temannya si korban punya masalah dengan teman HD.

“Dia bilang ke kami, tusuk aku, tusuk aku sambil membuka baju,” ucap TM.

Kedua pelaku pun terancam hukuman berdasar Pasal 170 ayat 2 ke 3 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.(Dkm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here