Sulit Cari Kerja, Mantan Pendulang Intan Nekat Jualan Sabu

0
414

BANJARBARU – Sulitnya mencari pekerjaan dirasakan oleh HB (29) warga Sungai Tiung, Kecamatan Kota Banjarbaru.

Hal ini menjadi alasan utama HB nekat melakukan apa saja untuk mencukupi kebutuhannya tak terkecuali menjadi pengedar sabu di Banjarbaru.

HB dulunya seorang penambang intang di Pumpung Cempaka, karena pendapatan yang tak menentu ia putar haluan nekat edarkan sabu.

Hal ini diakui sendiri oleh HB (29) dirinya belum berapa lama ini menjadi pengedar sabu disebabkan sulitnya mencari pekerjaan dan hasil pendulangan intan yang tak menentu setiap harinya.

“Baru tak lama ini, lebih mudah mendapatkan uang, keuntungan banyak dan lebih mudah menjual,” ujarnya kepada kanalkalimantan.com, Kamis (4/8/2022)

Dirinya mengaku sekali ambil bisa satu hingga dua kantong, yang mana barang haram tersebut didapatnya dari bandar yang ada di Kota Banjarmasin.

Tak lama ini, HB dibekuk Unit Reskrim Polsek Cempaka di kediamannya di Sungai Tiung.

“Kita bekuk di kediamannya, barang bukti sabu seberat 8,26 gram disimpan di kamarnya di bawah kasur,” ujar Kapolsek Cempaka, Ipda Dr. Subroto Rindang Arie Setyawan, SH, MH,.

Dituturkan Ipda Subroto, Pelaku mengedarkan sabunya di wilayah Cempaka dan lebih luasnya di Wilayah Kota Banjarbaru.

Ipda Subroto membeberkan pihaknya selama seminggu telah mengikuti kegiatan HB menerima sabu yang diduga dari Banjarmasin.

Ia membeberkan sabu 8,26 gram kalau dijadikan rupiah sebesar Rp. 12 juta dan dapat menyelamatkan setidaknya 80 jiwa masyarakat Kota Banjarbaru.

Dari keterangan HB dirinya mengedarkan sabu dari kalangan remaja umur 16 tahun keatas.

Dengan ditangkapnya HB pengedar sabu asal Cempaka, 8,26 gram sabu merupaka tangkapan terbesar sepanjang tahun 2022 di Kota Banjarbaru.

Sabu milik Habibi langsung di blender dengan larutan deterjen dan kemudian dimasukkan ke septic tank Mapolsek Cempaka.

Melihat barangnya dimusnahkan HB mengaku senang. Namun dirinya menyesal telah melakukan jalan yanh salah, usia mudanya bakal dihabiskan dibalik jeruji besi.

Hingga saat ini, HB mendekam di sel tahanan Mapolsek Cempaka guna proses hukum lebih lanjut.

Ipda Subroto menerangkan dengan adanya barang bukti sabu 8,26 gram, HB disangkakan Pasal 114 Ayat (2) tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan maksimal seumur hidup. (Ibn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here