Banjarbaru – Suasana kemeriahan terlihat di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Budi Satria yang beralamat di Jl A Yani Landasan Ulin Timur Banjarbaru, Kamis (14/8). Para siswa dan siswi PSBR nampak gembira dan semangat karena mereka mengikuti berbagai lomba yang digelar pihak panti dibawah naungan Pemprov Kalsel tersebut.

Lomba yang digelar diantaranya lomba cerdas cermat dan pembacaan shalawat burdah keliling. Menurut Kepala PSBR Budi Satria HM Yus’a Saleh kegiatan lomba tersebut digelar dalam rangka menyambut tiga momen perayaan yang kebetulan waktunya hampir bersamaan. “Jadi kita menggelar lomba dalam rangka menyambut perayaan 1 Muharram 1423 H, Hari Jadi Kalsel ke 71 sekaligus Hari Kemerdekaan RI ke 76 pada 17 Agustus 2021,” kata Yus’a.

Adapun tema yang diambil pada kegiatan kali ini adalah hijrah untuk meningkatkan semangat juang menjadi remaja yang mapan meraih masa depan gemilang. “Tujuan lomba selain untuk menumbuhkan minat bakat siswa, juga memotivasi mereka untuk maju dan berani tampil sebagai pemuda harapan masa mendatang,” kata Yus’a.

Menurutnya salah satu tujuan pendidikan dan pembinaan siswa di PSBR adalah membentuk skill sekaligus karakter generasi muda bermental baja bukan mental tempe. “Jadi setelah selesai pendidikan, siswa siap menghadapi dunia kerja,” kata Yus’a. 

Setiap jelang tahun ajaran baru, pihak PSBR melakukan kegiatan Turdes (turun ke desa) untuk jemput bola calon siswa potensial pada proses penerimaan siswa PSBR. Kegiatan Turdes ini mencari calon siswa berpotensi yang berasal dari kalangan keluarga kurang mampu.

“Kita utamakan calon siswa yang tak mampu tapi punya skill sehingga nanti kita berdayakan lewat PSBR, ini juga bentuk dukungan kepada program Pemprov Kalsel untuk Mensejahterakan masyarakat banua,” ungkap Yus’a, Sabtu (28/11) tadi.

Ketrampilan yang diajarkan di PSBR  sseperti bengkel mobil dan motor, Service HP, komputer, menjahit, tata rias dan tata boga. 

Selain itu siswa PSBR juga diajarkan pendidikan rohani serta cara memandikan mengkafani, memandikan dan menshalatkan jenazah. “Itu program pendidikan tambahan yang kami berikan sebagai upaya mencetak generasi muda yang tak cuma punya skill tapi juga berakhlak baik,” kata Yus’a. Ary

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here